Langit meredup menyembunyikan terang
Gemuruh berteriak di tengah sepi
Angin berhembus merangkul tanah
Gemetar awan menyentuh bumi
Langit menangis teriris sepi.
Sedih yang tak bisa terbendung.
Amarah alam memuncak menghentak.
Menelan nyawa tak pandang mata.
Menjerit gunung memuntahkan panas
Memanggang raga yang tak berdaya
Hilang raga hilang nyawa
Yang tak nyata seakan terasa.
--
http://acceptea.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saran dan kritik anda akan sangat membantu dalam blog ini.